Lahat,SL– Konstelasi politik internal Partai Golkar Kabupaten Lahat memasuki babak penentuan. Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Lahat resmi digelar, Rabu (07/10/2026), ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinaldie.
Musda XI ini menjadi momentum penting bagi Partai Golkar Lahat dalam menentukan arah kepemimpinan partai untuk periode mendatang. Selain menjadi forum evaluasi organisasi, Musda juga menjadi arena kontestasi bagi kader yang memenuhi persyaratan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Lahat, Sri Marhaeni Wulansih, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sumsel yang hadir dalam pelaksanaan Musda, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara hingga jajaran pengurus lainnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Lahat, Bursah Zarnubi dan Widia Ningsih, serta para pimpinan partai politik di Kabupaten Lahat yang turut hadir dan memberikan perhatian terhadap pelaksanaan Musda XI tersebut.
Sri Marhaeni menegaskan, Musda merupakan agenda organisasi yang dilaksanakan secara berkala setiap lima tahun sekali.
Menurutnya, setiap kader memiliki kesempatan untuk mengikuti kontestasi kepemimpinan sepanjang memenuhi ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan partai.
“Partai Golkar adalah partai kader. Mungkin berbeda dengan partai lainnya, dimana partai ini mengutamakan kader untuk bisa mencalonkan diri sebagai ketua,” terang Sri Marhaeni.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa proses pergantian kepemimpinan di tubuh Partai Golkar Lahat merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang memberikan ruang bagi kader untuk berkompetisi.
Bursah Soroti Rekam Jejak Sri Marhaeni

Sementara itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi dalam sambutannya turut menyinggung perjalanan politik Sri Marhaeni Wulansih.
Bursah mengungkapkan, sebelum bergabung dengan Partai Golkar, Sri Marhaeni pernah menjadi kader Partai Bintang Reformasi (PBR) dan berhasil menduduki kursi DPRD selama dua periode. Setelah bergabung dengan Partai Golkar, Sri kembali dipercaya menjadi anggota DPRD Kabupaten Lahat selama dua periode.
Dengan demikian, menurut Bursah, Sri Marhaeni telah memiliki pengalaman panjang di dunia legislatif sekaligus politik.
“Artinya, sudah empat periode Sri Marhaeni ini duduk di bangku legislatif. Untuk itu, kemampuannya dalam berpolitik tidak diragukan lagi. Ia juga sudah satu periode menjadi Ketua DPD Partai Golkar Lahat dan saat ini mencalonkan lagi sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Lahat,” ujar Bursah.
Namun, Bursah menekankan bahwa kontestasi dalam Musda tidak boleh menjadi alasan bagi kader untuk terpecah. Siapapun yang nantinya mendapatkan kepercayaan memimpin Partai Golkar Lahat, harus mampu merangkul seluruh kader.
Menurutnya, perbedaan pilihan dalam sebuah kontestasi merupakan sesuatu yang wajar dalam dinamika organisasi. Yang lebih penting adalah bagaimana seluruh kader kembali bersatu setelah proses pemilihan selesai.
“Sebab proses pemilihan ini adalah sebuah kontestasi, setelahnya kita bersaudara,” tegasnya.
Ketua Golkar Sumsel Dorong Regenerasi Kader

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinaldie, berharap Musda XI DPD Partai Golkar Lahat dapat berlangsung aman, tertib dan sukses hingga menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin solid.
Andie juga menekankan pentingnya regenerasi di tubuh Partai Golkar. Ketua terpilih nantinya diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan soliditas kader yang ada, tetapi juga membuka ruang lebih luas bagi kader-kader muda untuk mengambil peran strategis dalam partai.
“Setelah ada yang terpilih sebagai ketua nantinya, rangkullah kader-kader muda, sehingga ke depannya akan lahir pemimpin muda dari Partai Golkar Lahat,” beber Andie.
Selain persoalan internal organisasi, Andie juga meminta Partai Golkar Lahat terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lahat dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, kekuatan politik partai tidak semata-mata diukur dari keberhasilan memenangkan kontestasi internal, tetapi juga dari kemampuan partai memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Andie berharap komunikasi dan sinergi antara Partai Golkar dengan pemerintah daerah dapat terus terjaga, khususnya dalam mendukung program dan cita-cita Bupati serta Wakil Bupati Lahat.
Di sisi lain, target politik Partai Golkar Lahat juga menjadi perhatian. Andie mendorong agar ke depan perolehan kursi Partai Golkar di lembaga legislatif dapat terus meningkat, baik di tingkat pusat, provinsi maupun Kabupaten Lahat.
“Kami yakin, ke depannya Partai Golkar Lahat akan terus jaya,” tuturnya.
Dengan resmi dibukanya Musda XI, perhatian kini tertuju pada proses selanjutnya, terutama mekanisme pemilihan dan siapa kader yang akhirnya mendapatkan mandat untuk memimpin DPD Partai Golkar Lahat.
Yang jelas, Musda bukan hanya soal siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih dari itu, forum lima tahunan tersebut menjadi ujian bagi soliditas kader Partai Golkar Lahat dalam menjaga persatuan sekaligus menentukan arah politik partai untuk lima tahun ke depan.
Hadir dalam musda tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Lahat, Bursah Zarnubi dan Widia Ningsih,SH.,MH, Forkopimda Lahat dan tamu lainnya.Hadir langsung Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumsel Andie Dinialdie didampingi Sekretaris Kemas Umar Jayanegara dan Bendahara Nadia Basyir, serta pengurus lainnya. ***/Bang Joem
