SD Negeri 28 Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Kobarkan Semangat Kebangsaan Sejak Dini

LAHAT,SL— Di pagi yang hangat dan barisan seragam khasnya yang tertata rapi, halaman SD Negeri 28 Lahat, Kamis (1/10), tampak berbeda dari hari-hari biasa. Suasana khidmat menyelimuti sekolah dasar tersebut saat seluruh warga sekolah berkumpul untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

Upacara ini bukan sekadar rutinitas mingguan atau seremonial tahunan. Di bawah langit Lahat, kegiatan ini menjadi sebuah momen refleksi mendalam, menanamkan akar nasionalisme dan cinta tanah air ke dalam hati para tunas bangsa yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SD Negeri 28 Lahat, Maria Sinta Atmanegara, M.Pd., menyampaikan amanat yang menyentuh hati para guru, orang tua, dan terutama anak-anak didiknya.

Dengan nada penuh keibuan namun tegas, Maria Sinta mengingatkan bahwa Pancasila bukanlah sekadar hafalan yang diucapkan setiap hari Senin. Lebih dari itu, Pancasila adalah jiwa, pelindung, dan pemersatu bangsa Indonesia yang lahir dari pengorbanan para pahlawan.

“Anak-anakku tercinta, hari ini kita mengenang para pahlawan yang telah berkorban demi mempertahankan dasar negara kita, Pancasila. Kalian adalah masa depan bangsa ini. Jadikan nilai-nilai Pancasila—mulai dari saling menyayangi teman, menghormati guru, hingga jujur dalam keseharian—sebagai pegangan hidup kalian sejak dini,” ujar Maria Sinta penuh penghayatan di hadapan siswanya.

Beliau juga berpesan kepada para pendidik agar senantiasa mendidik dengan hati, menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman dan nyaman untuk menanamkan karakter luhur berlandaskan Pancasila.

Upacara berlangsung dengan tertib. Petugas pengibar bendera yang terdiri dari siswa-siswi pilihan menunjukkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab yang tinggi, memancing rasa bangga di mata para guru yang mendampingi sejak sesi latihan. Pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta Ikrar Kesetiaan menggema lantang di lingkungan sekolah, meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui kegiatan yang sarat makna ini, SD Negeri 28 Lahat kembali membuktikan bahwa pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kebangsaan harus dimulai dari langkah-langkah kecil. Dari ruang-ruang kelas yang sederhana di tanah Lahat inilah, api semangat Pancasila terus dinyalakan untuk menyongsong masa depan Indonesia yang lebih cerdas, beretika, dan bersatu. ***/ Bang Joem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *