Inovasi Tanpa Batas, SMPN 1 Jarai Terapkan Absensi Digital Siswa Berbasis Barcode

Lahat,SL– Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), resmi meluncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas. Program ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat transformasi digital pendidikan nasional dan menghadirkan layanan pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan merata di seluruh Indonesia. 

Hal tersebut disambut baik oleh salah satu SMP di Kabupaten Lahat. Dimana sekolah tersebut melakukan inovasi digitalisasi diawali dengan absensi siswa berbasis barcode.

Sekolah tersebut tidak lain adalah SMPN 1 Jarai.

Banyak terobosan dan inovasi yang dilakukan sekolah ini semenjak dipimpin oleh seorang perempuan hebat, Eva Meiyusi,S.Pd.,MM

Diterapkannya absensi digital berbasis barcode ini ialah untuk mendukung program pemerintah, dalam upaya meningkatkan layanan mutu pendidikan.

“Setiap siswa memiliki barcode masing-masing yang akan di scan pada saat jam kedatangan maupun jam kepulangan sekolah,” jelasnya.

Hal ini dilakukan, lanjut eva, tidak lain untuk memantau kehadiran siswa secara realtime, akurat dan transparan.

Melalui inovasi ini, ia berharap dapat meningkatkan terus kedisiplinan, kenyamanan dan keamanan murid.

“Absensi Digital berbasis barcode ini telah diterapkan sejak 13 juli atau tepat nya saat dimulainya tahun ajaran baru 2026-2027,” pungkasnya.

Menanggapi ini, Sekretaris Disdikbud Lahat DR. H. Baslini,M.Pd menyampaikan bahwa inovasi ini adalah inovasi yang sangat baik dilakukan oleh sekolah untuk memantau kehadiran siswa.

“Kami sangat mendukung program ini, dengan inovasi ini dan kedepan semoga ada inovasi baru lagi untuk memajukan sekolah SMPN 1 Jarai ini,” bebernya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *